Bengawan Tech
Untuk klinik & layanan kesehatan

Pendaftaran, antrean, dan catatan pasien tertata dari meja depan sampai ruang periksa

Di banyak klinik, jadwal dokter dicatat di buku, janji temu dibuat lewat telepon, dan berkas pasien berpindah tangan dari meja depan ke ruang periksa. Kami membangun aplikasi yang menghubungkan bagian-bagian itu — dari pasien mendaftar, menunggu giliran, dan diperiksa, sampai diingatkan untuk kontrol berikutnya.

Masalah yang sering kami dengar

Petugas di meja depan biasanya paling tahu titik macetnya, karena merekalah yang menghadapi pasien setiap hari.

  • Jadwal pasien tumpang tindih

    Janji temu dicatat di buku dan di obrolan petugas yang berbeda, sehingga dua pasien bisa mendapat jam yang sama dengan dokter yang sama.

  • Rekam medis masih di map kertas

    Berkas pasien lama harus dicari di lemari, mudah terselip, dan tulisan tangan sulit dibaca dokter lain yang menangani pasien yang sama.

  • Antrean menumpuk di ruang tunggu

    Pasien datang lebih awal karena tidak tahu kapan gilirannya tiba, lalu bolak-balik bertanya ke meja depan.

  • Jadwal kontrol terlupa

    Pasien yang seharusnya kembali untuk kontrol atau imunisasi lanjutan tidak diingatkan, dan baru datang saat keluhannya muncul lagi.

Yang bisa kami bangun

Setiap bagian bisa dipakai sendiri-sendiri, jadi klinik tidak perlu mengubah seluruh cara kerjanya dalam sekali jalan.

  • Pendaftaran & janji temu online

    Pasien memilih dokter dan jam yang masih kosong dari ponsel; petugas melihat semua jadwal di satu kalender.

  • Antrean dengan status langsung

    Pasien bisa memantau posisi antreannya dari ponsel, sehingga bisa menunggu di tempat lain sampai gilirannya dekat.

  • Catatan pasien digital

    Riwayat kunjungan, diagnosis, dan resep tersimpan rapi dan bisa dibuka dokter yang berwenang dari ruang periksa mana pun.

  • Pengingat kontrol lewat WhatsApp

    Pasien menerima pesan pengingat menjelang jadwal kontrol atau tindakan lanjutan, tanpa petugas harus menelepon satu per satu.

  • Stok obat dan bahan habis pakai

    Obat yang keluar lewat resep mengurangi stok, dan petugas diberi tahu saat persediaan menipis atau mendekati kedaluwarsa.

  • Rekap kunjungan harian

    Kunjungan per dokter dan per layanan terangkum otomatis untuk pemilik klinik, tanpa merekap dari buku pendaftaran.

Cara kami mulai

Kami menyesuaikan jadwal diskusi dengan jam praktik, supaya pelayanan pasien tidak terganggu.

  1. Obrolan awal

    Kami dengarkan alur pasien dari datang sampai pulang menurut petugas meja depan, perawat, dan dokter, karena masing-masing melihat hambatan yang berbeda.

  2. Menyepakati ruang lingkup

    Kami sepakati bagian yang dikerjakan lebih dulu, siapa saja yang boleh melihat data pasien, dan informasi apa yang perlu dicatat di setiap kunjungan.

  3. Pengerjaan bertahap

    Biasanya dimulai dari pendaftaran dan antrean, lalu catatan pasien menyusul setelah petugas terbiasa. Setiap tahap dicoba lebih dulu di jam praktik yang lebih sepi.

Pertanyaan yang sering muncul

Bagaimana kerahasiaan data pasien dijaga?

Akses kami atur per peran: petugas pendaftaran, perawat, dan dokter hanya melihat bagian yang memang menjadi tugasnya. Tempat penyimpanan data dan cara pencadangannya kami bahas dan sepakati bersama Anda sebelum aplikasi dipakai.

Apakah pasien wajib memasang aplikasi?

Tidak. Pendaftaran dan pemantauan antrean bisa dibuka dari peramban ponsel atau lewat tautan di WhatsApp, jadi pasien lanjut usia pun tidak perlu mengunduh apa-apa.

Klinik kami punya beberapa dokter dan poli. Apakah bisa diatur?

Bisa. Jadwal, antrean, dan catatan dipisahkan per dokter dan per poli, sementara pemilik klinik tetap bisa melihat gambaran keseluruhannya.

Ceritakan di mana pasien Anda paling lama menunggu

Di meja pendaftaran, di depan ruang periksa, atau saat menebus obat — ceritakan lewat WhatsApp, dan kami bantu menyusun langkah pertama yang tidak mengganggu pelayanan.